Kesedihanku menjadi neraka hati
mengutuk apa saja yang kurasa
Melihat darah semburat bak laut merah
Luka itu masih basah dan menganga
Dihinggapi kepedihan yang teriris ego
Mengampun dilutut sang penguasa kekejaman
Hampir mati dihujam peluru perang
Langit bergelut mengabu di ujung malam
Nafas itu sudah tak terdengar lagi
Hingga fajar menyeruak di balik puing-puing kerikil
Memecah isak tangis yang sedari malam hening meratap
Terpekur di sudut jasad mereka terkasih
Menatap nanar ujung jalan yang penuh sesak dengan mayat
Anakku...aku mengerti kegetiran yang kau alami
Meski aku tak mampu merasakan persis seperti yang kau rasakan
Perihmu pasti jauh lebih perih
Sakitmu jauh lebih sakit
Anakku...sekejam apapun hari yang kau hadapi
Sehebat apapun kekuatan yang hanya ingin menghancurkanmu
Secanggih apapun mesiu yang mereka jatuhkan di negara tercintamu
Janganlah pernah berhenti berdoa...
Percayalah anakku...hanya Allah yang sanggup menyelamatkanmu...
http://yudhim.blogspot.com/2009/01/puisi-untuk-palestina.html
Tampilkan postingan dengan label Palestina. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Palestina. Tampilkan semua postingan
Sejarah Tanah Palestina Sebelum Masehi
Konflik Palestina – Israel menurut
sejarah sudah 31 tahun ketika pada tahun 1967 Israel menyerang Mesir,
Yordania dan Syria dan berhasil merebut Sinai dan Jalur Gaza (Mesir),
dataran tinggi Golan (Syria), Tepi Barat dan Yerussalem (Yordania)..
Sampai sekarang perdamaian sepertinya jauh dari harapan.
Ditambah lagi terjadi ketidaksepakatan
tentang masa depan Palestina dan hubungannya dengan Israel di antara
faksi-faksi di Palestina sendiri. Tulisan ini dimaksudkan sebagai
pengingat sekaligus upaya membuka pemahaman kita mengenai latar belakang
sejarah sebab terjadinya konflik ini
Kisah - Kisah Keajaiban Perang Gaza, (Palestina)
Sudah banyak cara
yang mereka lakukan untuk menundukkan kota kecil ini. Blokade rapat yang
membuat rakyat Gaza kesulitan memperoleh bahan makanan, obat-obatan, dan
energi, telah dilakukan sejak 2006 hingga kini. Namun, penduduk Gaza tetap
bertahan, bahkan perlawanan Gaza atas penjajahan Zionis semakin menguat.
Akhirnya Israel melakukan serangan “habis-habisan” ke wilayah ini sejak 27
Desember 2008 hingga 18 Januari 2009. Mereka”mengguyurkan” ratusan ton bom dan
mengerahkan semua kekuatan hingga pasukan cadangannya. Namun, sekali lagi,
negara yang tergolong memiliki militer terkuat di dunia ini harus mundur dari
Gaza.
Langganan:
Postingan (Atom)

